Jumat, 08 Januari 2021

STATUE OF DEWI KWAN IM, JELAJAH KOTA P. SIANTAR

 

Februari, 2020 saat Corona belum merebak di Indonesia aku menyempatkan kunjungan ke kota Pematang Siantar, wilayah kelahiran sekalian memenuhi undangan sahabat masa sekolah di SMP dulu, tepatnya sahabatku di SMP Negeri 2 Pane Tongah walau kini telah berubah menjadi SMP Negeri 1 Panombean Pane. Berangkat dari Medan pada hari Sabtu melalui rute Medan - Kaban Jahe aku menuju ke lokasi tempat sahabatku untuk mengadakan resepsi pernikahan anaknya tepatnya di Desa Batu XX Kecamatan Pane dengan ditemani hujan sepanjang Medan sampai ke Berastagi. Sampai ke Kaban Jahe hari telah sore. Oh ya aku berangkat dari Medan selepas pulang kerja. 

Sampai di Kaban Jahe cuaca cerah namun telah sore. Aku segera mencari bus tujuan Pematang Siantar dari terminal bus di Kaban Jahe. Bus SIMAS telah siap sedia untuk mengantar keberangkatanku dengan tujuan kota Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan terhampar kebun kebun sayur petani sepanjang jalan yang siap panen maupun yang baru mulai tanam. Tanaman kentang, kol, tomat, dan bermacam - macam sayuran terhampar sepanjang perjalanan di Kabupaten Karo. 

Kalau kita ke Pematang Siantar melalui rute Kaban Jahe kita akan melewati beberapa kabupaten kota di awali dengan Kota Medan, berlanjut ke Kabupaten Deli Serdang, melintasi Kabupaten Karo dan selanjutnya Kabupaten Simalungun baru masuk ke Kota Pematang Siantar.

Memasuki Kabupaten Simalungun mulai disambut dengan jalanan yang rusak walaupun belum rusak parah sehingga bus mengurangi kecepatannya. Lewat Maghrib dan menjelang Isya aku baru sampai ke lokasi resepsi pernikahan anak dari sahabatku. Aku segera menuju ke lokasi acara dan malamnya aku menginap di rumah saudaraku di Batu XX.

Keesokan paginya cuaca bersahabat dan aku pun bersiap - siap untuk kembali ke Medan. Namun kali ini aku tidak lewat Kaban Jahe lagi melainkan dari jalur Pematang Siantar - Tebing Tinggi - Medan. Dan aku beruntung karena keponakanku menawarkan untuk mengantarkan aku ke terminal bus PO INTRA di kota Pematang Siantar tepatnya di belakang Pajak Palapa dahulu kami menyebutkan atau kalau sekarang dikenal sebagai Ramayana Departement Store.

Lewat Simpang Empat melalui jalan Karo aku melihat Vihara Avalokitesva dan Satue of Dewi Kwan Im dan akhirnya kami singgah sejenak menuju ke Vihara tersebut.


Patung Dewi Kwan Im berada di Vihara Avalokitesvara yang terletak tepatnya di Jalan Pusuk Buhit Pematang Siantar Patung Dewi Kwan Im berdiri kokoh tinggi menjulang. Patung yang menggambarkan dewi welas asih dalam ajaran agama Buddha dibangun selama tiga tahun dengan ketinggian mencapai 22,8 meter.

Bila kita mengujungi Satue of Dewi Kwan IM kita akan menyaksikan beberapa umat Buddha yang berdoa di sekitarnya dengan memohon sesuai apa yang diinginkan masing - masing. 

Di sekitar Statue of Dewi Kwan Im terdapat juga patung - patung Dewa  yang terdapat pada beberapa penjuru mata angin yang posisinya di empat penjuru mata angin dimana posisi Dewi Kwan Im berada di tengah - tengah.


Dewa - dewa di sekitar statue Dewi Kwan Im

Memasuki kawasan ini tidak ada larangan untuk penganut agama lain, semua pemeluk agama diperkenankan untuk mengunjungi Vihara ini. Lapangan parkir yang luas dan tidak ada dikenakan retribusi sepeser pun. Namun harus diingat walau gratis satu hal yang penting dan harus diingat "hormati orang yang sedang beribadah dan berdoa" dan "jangan berisik" serta selalu jaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan.

Nikmatilah kemegahan statue of Dewi Kwan Im dari sudut - sudut yang indah, apalagi kalau cuaca cerah dan mendukung betapa indahnya. Di depan Statue Dewi Kwan Im terdapat Vihara Avalokitesvara. Pada saat pagi aku berkunjung ke sana umat Buddha sedang melakukan ibadah dan banyak jemaat yang hadir dan berdoa bersama. Agak jauh memang vihara dengan statue Dewi Kwan Im namun masih terdengar jelas jika mereka berdoa. Jadi jangan berisik saat mengunjungi salah satu icon Kota Pematang Siantar ini.

Jelajahi setiap sudut - sudut di sekitarnya dan kita dapat melihat kolam emas yang sangat banyak ikannya. Namun jangan diusik, nikmati saja.

Berikut beberapa foto yang sempat aku abadikan saat mengunjungi Statue of Dewi Kwan In.













lalu bagaimana untuk yang menggunakan transportasi umum menuju ke lokasi ini. Sebenarnya cukup mudah saja. Dari Terminal Antar Kota di Parluasan KOta Siantar naik saja angkot menuju ke Pasar Horas atau orang sini biasa menyebut Pajak Horas. Ongkos angkot sekitar  Rp. 4.000,- sampai Rp. 5.000,-. Dari Pasar Horas dilanjutkan dengan naik becak, banyak becak mangkal di sekitar Pasar Horas ini. Ongkos becak berkisar Rp. 10.000,- - Rp. 15.000,- pandai pandai menawar dengan abang - abang becak sajalah. Nah sampailah ke lokasi tersebut.

Berdasarkan catatan statistik Patung Dewi Kwan Im yang berada di Pematang Siantar ini  merupakan patung yang tertinggi di Asia Tenggara. Menurut informasi pembuatan patung ini langsung dari China dengan bahan dasar batu granit.

Jika ada masa dan waktu silahkan kunjungi tempat - tempat wisata di Simalungun dan Kota Pematang Siantar  yang banyak ragamnya.

Enjoy your traveling and save healhty.


Minggu, 13 Desember 2020

TEGUH KARYA : "SECANGKIR KOPI PAHIT" , BETAPA PAHITNYA KEHIDUPAN

 


Sumber foto : Google


Mengulik ngulik You Tube aku kembali menenmukan film besutan Teguh Karya, "SECANGKIR KOPI PAHIT "  buah karya Sutradara handal negeri ini TEGUH KARYA atau yang bernama asli STEVE LIM TJOAN HOK. Film ini berlatar lokasi di sekitar pesisir Danau Toba atau daerah Samosir dan Jakarta mengangkat kepahitan hidup seorang yang bernama Togar di tengah kehidupan di rantau orang mencoba peruntungan dengan meninggalkan kampung halaman.

Namun hidup tak selamanya manis seperti yang diharapkan namun sering kepahitan dan kegetiran yang sering harus diterima. Bagaimana harapan dan kenyataan selalu jauh berbeda seperti halnya kopi pahit namun bagi sebagian orang kegetiran kopi pahit merupakan suatu kenikmatan jika diresapi dan dinikmati.

Lewat film ini TEGUH KARYA mengangkat seorang aktor pendatang baru yang pada akhirnya menjadi aktor yang handal di negeri ini yaitu ALEX KOMANG. 

Film yang dibesut tahun 1984 berhasil meraih beberapa nominasi di Festival Film Indonesia pada tahun 1985. Pada tahun ini juga ALEX KOMANG berhasil meraih Piala Citra lewat film "DOEA TANDA MATA" juga buah Karya dari TEGUH KARYA.

Kembali ke film Secangkir Kopi Pahit bagaimana kehidupan Togar yang tidak sampai menyelesaikan pendidikan saat kuliah di Yogjakarta dan akhirnya merantau ke Jakarta dan sempat menjadi buruh pabrik di pabrik semen. Lewat pertolongan sahabatnya BUYUNG yang diperankan oleh RAY SAHETAPY, Togar bisa bekerja sebagai wartawan, namun tidak mampu bekerja secara maksimal.

Perjalanan cintanya yang harus terdampar dalam pelukan seorang janda yang bernama Lola   ( RINA HASYIM ) yang pada akhirnya harus berakhir di pengadilan karena Lola tenggelam di danau saat mendayung perahu di danau bersama Togar. Togar tertuduh sebagai pembunuh Lola. Lewat peran sebagai Lola, RINA HASYIM  berhasil meraih nomisasi sebagai Aktris Terbaik namun belum beruntung untuk meraih Piala Citra.

Ketak -  berdayaan Togar dalam hidup layaknya secangkir kopi pahit kehidupan, getir dan masam.

Sumber foto : Google

Dalam pembuatan Film ini Teguh Karya dibantu oleh GEORGE KOMARULLAH sebagai penyunting gambar yang merupakan salah satu crew pilihan dalam setiap pembuatan film - film Teguh Karya,  juga dibantu oleh Tantra Suriadi. Untuk Penataan Musik Film ini ERROS DJAROT didapuk sebagai Penata Musiknya. 

Memang dalam hasil di FFI , film Secangkir Kopi Pahit kalah jauh dalam meraih Piala Citra dibanding dengan Film "DOEA TANDA MATA" yang juga didalangi oleh TEGUH KARYA juga. Doea Tanda Mata didaulat sebagai Film Terbaik Tahun 1985 .

Entah mengapa pada tahun 1985 Teguh Karya menggarap 2 film sekaligus, biasanya setahun satu film dan selalu berjaya di ajang Festival Film, Indonesia. Dalam rentang karirnya sebagai Sutradara Teguh Karya berhasil meraih 6 Piala Citra untuk kategori Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia.

Oke, untuk melihat bagaimana cerita film "Secangkir Kopi Pahit " boleh disaksikan di channel You Tube dan mohon maaf jika penulisan ini jauh dari kata baik apalagi sempurna.

Salam, dan Jayalah Film Indonesia





Sumber foto : Google

Jumat, 30 Oktober 2020

2D SATU CINTA ABADI

Selepas kepergian Dian Pramana Poetra untuk selamanya menghadap Sang Khalik di bulan Desember 2018 pada akhirnya 2D yang merupakan duet Dian PP & Deddy Dhukun pada akhirnya tetap produktif meluncurkan album pada tahun 2019 walaupun Dian PP telah pergi untuk selama - lamanya. Duet yang solid sejak dekade 80an sampai maut yang memisahkan.
 
Sekedar kilas balik pada tahun 1987, 2D mengeluarkan album "Keraguan" dan langsung diterima dan meledak di pasaran. Album yang jazzy dan easy listening ini merupakan album pop jazz di tengah gempuran pop maintream yang mendayu - dayu.
 
Sebelum membentuk 2D Dian PP dan Deddy Dhukun sebelumnya membentuk group vocal trio bareng Bagoes AA yang mengeluarkan album 17  1/2  Tahun, Oh Ya dan Bohong. Dan dalam proses solo Dian PP juga banyak dibantu oleh Bagoes AA dan Deddy Dhukun dalam penggarapan album  - album yang dihasilkan.

Di album "Keraguan" 2D juga melibatkan Malyda sebagai guest star untuk single "Asmara Rindu' dan "Apa Lagi"

Album Kedua pun kembali diluncurkan 2D pada tahun 1989 "Masih Ada". Tetap menggandeng Malyda sebagai guest star untuk single "Sementara Berpisah" hanya kalau di album "Keraguan" Malyda menyanyikan secara solo maka di single " Sementara Berpisah : mereka bernyanyi secara bertiga membentuk harmoni yang indah. Album ini pun meledak dan lagu "Masih Ada" banyak direkam ulang oleh penyanyi - penyanyi Indonesia hingga di era milenial.

Vakum beberapa tahun untuk mengeluarkan album, namun keratifitas mereka tidak vakum karena selain mampu sebagai penyanyi yang handal 2D juga merupakan hits maker untuk menciptakan lagu - lagu yang sampai saat ini masih tetap melegenda seperti lagu :
- BIRU
- AKU INI PUNYA SIAPA
- MELAYANG
- KUSADARI
 
Dan masih banyak lagi lagu 2D yang dinyanyikan oleh penyanyi - penyanyi yang hits di masanya seperti TRIO LIBELS, JANUARY CHRISTY, VINA PANDUWINATA, TRIE UTAMI, MALYDA  dan lain - lain.

Setelah lama tidak merilis album pada akhirnya tahun 1996 mereka mengeluarkan album "SEBELUM AKU PERGI". Beberapa lagu di album ini 2D dibantu oleh Iwang Noorsaid untuk penciptaan beberapa lagu. Dibanding Album "Keraguan" dan "Masih Ada" memang album 'Sebelum Aku Pergi' kalah meledak. Single "Sebelum Aku Pergi" dibuka dengan intro orchestra dan lebih pop dibanding dengan single "Keraguan". 
Album "Sebelum Aku Pergi" merupakan album terakhir 2D sebelum Dian PP meninggal dunia, namun mereka tetap aktif untuk show off air dan juga on air seperti di ajang JAVA JAZZ FESTIVAL dan juga show - show ke daerah. 
Seperti saat menjelang ajalnya Dian PP, 2D masih melakukan tour show ke daerah - daerah di Indonesia.

Dan akhirnya Album " Satu Cinta Abadi " dirilis setelah Dian PP pergi, namun proses pembuatannya dilakukan sebelumnya.
Ada beberapa lagu lama dari 2D dengan aransemen yang lebih milenial dan groovy seperti di lagu " Aku Ini Punya Siapa " dan " Resah " yang arensemennya menghentak mengajak kita untuk bergoyang.

Di album ini mereka juga membuat sebaah single " Rahasia Tuhan " yang syairnya seperti menyiratkan akan akan kepergian Dian PP ( " sampai kapan usia kita semua rahasia Tuhan " ) petikan syair di lagu "Rahasia Tuhan ".
Aransemen musik sama seperti di album religi Dian PP " Azza Wajallah ".

Di album " Satu Cinta Abadi " Dian PP lebih dominan perannya sebagai lead vocal dan Deddy Dhukun sepertinya memberi ruang yang lebih besar kepada Dian PP untuk mengisi album ini sebagai album perpisahan. Entahlah....

2D aku selalu menyukai karya - karya kalian, dulu kini dan nanti. Insya Allah.

Selasa, 22 September 2020

TYPHOID FEVER : KENALI GEJALA DAN PENANGANAN

Selasa, tanggal 11 Agustus 2020 aku sudah merasakan ketidak beresan pada tubuhku. Setelah pulang kerja dan mandi aku merasa menggigil di sekujur tubuh namun aku paksakan saja untuk mandi pada saat itu.Keesokannya aku merasa kok semakin tidak nyaman yang kurasakan. Malam harinya aku pergi ke dokter praktek. Setelah konsul aku disuntik dan diberikan obat. Rasa ngilu dan nyeri di tubuhku berangsur hilang, namun demam yang kurasakan makin tinggi. Demam ini berlangsung saat malam hari, menjelang pagi hari aku tidak merasakan demam lagi namun tubuh serasa lemas dan tidak bertenaga.
Aku paksakan untuk kembali beraktifitas, pergi kerja seperti biasanya. Suhu tubuhku kala pagi hari berkisar pada angka 36 C. Masih batas normal seperti tubuh orang sehat lainnya.
 
Namun bila malam menjelang, aku kembali merasakan demam tinggi, tubuh berkeringat dan tidak dapat tidur dengan nyenyak. Aku merasakan rasa panas dalam tubuhku. Menjelang dini hari aku baru bisa merasakan nyaman dan pagi hari sampai sore tidak mengalami demam tinggi namun bila malam menjelang demam itu pun kembali datang dan juga disertai dengan diare dan rasa sakit kepala
 
 
Setelah beberapa hari tidak ada kemajuan dan demam yang kurasakan makin tinggi aku segera pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam. 
Melalui serangkaian pemeriksaan darah secara lengkap dari laboratorium, hasilnya menyatakan bahwa aku sudah terkena penyakit Thypoid sudah di level 6. Dokter mengatakan kalau batasan yang sudah mesti dirawat adalah di level 2. Mungkin beberapa hari rasa sakit itu kuabaikan, pada akhirnya sudah sampai di level yang harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit. Saat itu aku ke Rumah Sakit tanggal 18 Agustus 2020 setelah beberapa hari rasa demam dan sakit itu kuabaikan.
 
Melalui Dr. Wahyu yang merupakan dokter specialis penyakit dalam, tindakan medis pun segera dilakukan kepadaku. Akhirnya aku harus rawat inap 5 hari di Rumah Sakit Eshmun. Dan setelah itu aku diperkenankan pulang namun masih harus istirahat total di rumah.

Sekedar berbagi, untuk mengenali gejala thypoid biasa tubuh memberikan sinyal berupa :

1.  Demam
2. Tubuh berkeringat
3. Tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga
4. Diare, dengan BAB berwarna gelap atau hitam
5. Pusing kepala
6. Tidak nafsu makan
7. Mengalami gangguan pencernaan
8. Nyeri otot

Nah ..... jika sudah mengalami gejala - gejala seperti di atas segeralah pergi ke dokter dan rumah sakit agar segera diketahui dengan jelas sebanarnya penyakit apa yang kita alami. Jika dokter mendiagnosa thypoid maka kita serahkan saja kepada dokter untuk melakukan penanganan dan tindakan pengobatan.

Setelah dokter memperkenankan kita pulang ke rumah, apa yang harus kita lakukan??
Yang harus kita lakukan adalah :

1, Istirahat total
2. Jangan tidur terlalu malam, jika sudah jam 21.00 segera tidur
3. Makan makanan bergizi dan bervitamin secara teratur
4. Perbanyak minum air putih
5. Minum obat secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter

Secara pribadi saat itu aku melakukan beberapa tindakan  yaitu :
1. Menambah obat tradisional berupa pil cacing, minum sesuai dosis dan anjuran
2. Rutin meminum sari kurma
3. Perbanyak makan buah
4. Minum obat tambahan berupa beras merah, lakukan sesuai dengan petunjuk dan dosis yang tepat. Beras merah ini dapat dibeli di apotik atau toko obat herbal China.

Nah selama proses pemulihan ada baiknya tetap berdiam diri di rumah saja.

Semoga bermanfaat dan mari kita tetap selalu menjaga kesehatan.


Salam sehat selalu

 

Jumat, 07 Agustus 2020

SELAMAT JALAN BAGOES A. ARYANTO

 Satu lagi personel K3S ( Kelompok 3 Suara ) pergi menghadap Sang Khalik. Dalam publikasi di media yang sepi ditengah hiruk pikuk berita Covid 19. BAGOES AA merupakan musisi yang banyak menulis lagu di masa - masa tahun 1980 - 1990 an akhir. Tepat di 28 Juni 2020 engkau memenuhi panggilan yang telah dijanjikan Sang Kuasa untuk kembali ke haribaan-NYA.


Banyak penyanyi dan musisi Indonesia yang bekerja sama denganmu dalam menggarap album - album mereka dan project - project musik mereka. Bersama dengan Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun dengan Kelompok 3 Suara ( K3S ) menghasilkan hits antara lain : "OH YA" , BOHONG dan lain sebagainya

Dan sebagai pencipa lagu banyak penyanyi yang menyenandungkan lagumu antara lain  January Christy, Trio Libels, Dian Pramana Poetra, Vina Panduwinata dan banyak lagi.

Pada akhirnya semua akan menghadap Sang Khalik yang merupakan Pemilik segalanya dan Engkau lebih dahulu menghadap memenuhi panggilan- NYA

Lagu - lagu gubahanmu antara lain :

- Rindu Ada Disini - TRIO LIBELS

- Kesukaan - JANUARY CHRISTY

- Yang Terbaik Untuk Kita - DIAN PP

- Tertawalah - JANUARY CHRISTY dan banyak lagi yang berkolaborasi dengan BAGOES AA. 

Selain bersama dengan K3S BAGOES AA ada mengeluarkan album sendiri "ADA YANG LAIN"

Sebelum ajal menjemput BAGOES AA sempat meluncurkan album   terbarunya  dengan judul "EUPHORIA" yang berisikan 7 lagu yang terdiri dari 4 lagu barudan 3 lagu daur ulang dengan melibatkan para penyanyi yakni Carlo Saba, Iwan Zein, Sita Nursanti, Richard Christian dan Wansyah Fadli.

Aku sempat menikmati album tersebut melalui Channel YOU TUBE dimana pada lagu EUPHORIA merupakan duit antara SITA NURSANTI & IWAN ZEIN  dengan nuansa musik fusion.

Di lagu CINTANYA DIA, Carlo Saba menyenandungkan nuansa akustik dengan nada - nada khas gubahan BAGOES AA. Selanjutnya di lagu "MEMILIKIMU DISAAT BEGINI" lewat suara Sita Nursanti intro diawali dengan nuansa orkestra.

Aku belum menyeluruh menikmati album EUPHORIA namun aku yakin karya - karyamu penuh dengan kualitas musikalitas.

Selamat jalan BAGOES AA semoga tenang di sisi ALLAH SWT


Jumat, 10 Juli 2020

RENUNGAN

Tuhan selalu punya cara dalam setiap proses kehidupan kita. Semuanya menjadi rahasia-NYA. Manusia hanya sebagai perencana namun pada keputusan akhir semua merupakan kuasa Sang Khalik Sang Pemilik Keputusan dan Pembuat Keputusan.


Saat waktunya telah tiba dia tidak menunggu sampai matahari tenggelam ke peraduan. Atau menunggu mentari terbit di ufuk timur. Dia datang sesuai dengan perjanjian yang telah dijanjikan sebelum kita lahir.
Semuanya, kita tidak bisa merubah arah angin namun kita bisa merubah arah sayap. Saat sayap kita arahkan pada saat angin tak bersahabat pada akhirnya juga di tangan Sang Pemilik Semesta kita bisa berpasrah diri. 

Tuhan selalu punya cara dalam proses kehidupan kita untuk kita belajar dan memahami :
- bagaimana belajar tentang ketulusan
- bagaimana belajar tentang keikhlasan
- bagaimana belajar tentang kesabaran
- bagaimana belajar untuk tidak menuntut
- bagaimana belajar untuk berterima kasih
- bagaimana belajar untuk memahami

Pada akhirnya setiap kejadian Tuhan selalu mengirimkan suatu yang sangat bermakna dan berarti banyak untuk proses kehidupan kita nanti dan kelak.
Tuhan tidak pernah salah mengirimkan musibah karena di setiap musibah Tuhan selalu memberikan berkah yang lebih dari sekedar musibah yang dikirimkan.

Jangan terperangkap dalam kesedihan atas musibah yang menimpa. Percayalah seribu berkah bahkan lebih lagi Tuhan akan memberi sebagai gantinya.

Menikmati perjalanan dan proses kehidupan karena itu yang akan membuat kita kuat dan bersyukurlah atas setiap kejadian yang terjadi dalam proses kehidupan.


Salam,


Medan, 11 Juli 2020
 
 

Kamis, 25 Juni 2020

KEMBARA DALAM SEPI



Aku menyusuri jalan ini
Dalam kesunyian dan kesendirian
Menapaki bebatuan
Tanpa seorang teman apalagi kawan

Aku menapaki jalan ini
Dalam kembara yang belum bertepi
Dalam desau angin yang berbisik lirih
Dalam malam yang meringkuk sedih

Kembara ini
Akankah menyisakan kisah pilu
Berbalut duka dan gundah gulana
Atau menyisakan kisah bahagia

Entahlah.............
Aku melangkah dalam kembara
Mengikuti irama bianglala
Yang mungkin hanya tinggal selaksa

Dan kembali aku menyusuri jalan ini
Dalam kembara sepi dan sendiri
Berharap makna dalam setiap langkah
Semoga esok masih tetap ada


Medan, 26 Juni 2020