Rabu, 26 Februari 2020

TENIS : BIG THREE KEJAYAAN YANG BELUM USAI

Melihat sepak terjang BIG THREE di dunia tenis rasanya suatu keniscayaan. Namun sejak dekade 2000-an sampai saat ini dan mungkin sampai 5 tahun ke depan kejayaan BIG THREE masih terlalu dominan merajai panggung tenis dunia. Ya...memang dalam tenis dunia merekalah penguasa panggung Grand Slam dengan rincian sebagai berikut :
1. ROGER FEDERER  20 gelar Grand Slam

2. RAFAEL NADAL: 19 gelar Grand Slam

3. NOVAK DJOKOVIC 17 gelar Grand Slam

Jadi secara keseluruhan BIG THREE telah mengoleksi 56 grand slam hanya tersalip oleh STANISLAW WAWARINKA dan ANDY MURRAY yang mengoleksi masing - masing dengan 3 gelar Grand Slam. 


Sumber foto : Google & ww.atptour.com
Tidak hanya di arena Grand Slam, BIG THREE juga menguasai di ATP MASTERS 1000 dengan gelar - gelas yang diraih masing - masing masih belum tertandingi oleh petenis lainnya.

Kita melihat bagaimana kekuatan, determinasi serta fokus BIG THREE untuk terus memenangi gelar di setiap pertandingan yang mereka ikuti. Hal yang patut dicontoh bagi petenis muda adalah sikap mereka yang sangat sportif. Walau bersaing keras di lapangan namun di luar arena mereka merupakan sahabat karib.
Di usia yang sudah lebih 30 tahun mereka masih menguasai panggung tenis dunia. Bagaimana arena grand slam belum tersentuh oleh petenis - petenis muda yang saat ini sudah memasuki usia 25 tahun seperti DOMINIC THIEM.

NICK KYRGIOS pernah merepotkan BIG THREE namun aragonsi dan sikap serta emosi yang belum terkendali akhirnya memupuskan harapan akan munculnya sang bintang baru di dunia tenis saat ini.
Kita lihat bagaimana dominasi Rafael Nadal di lapangan tanah liat dengan gelar yang sungguh bejibun, Roger Federer yang sangat mumpuni di lapangan rumput dan Novak Djokovic yang sangat berjaya di lapangan keras.

Awal tahun 2020 gelar Grand Slam Australia Open masih dipegang oleh Novak Djokovic yang mengandaskan petenis harapan baru Dominic Thiem. Sepak terjang BIG THREE di Grand Slam awal tahun ini masih dominan dimana Roger Federe masih sanggup mencapai babak Semifinal yang dikandaskan oleh Novak Djokovic dan Rafael Nadal yang mampu mencapai babak Perempat Final.

Kadang - kadang timbul juga rasa bosan melihat gelanggang Grand Slam masih didominasi oleh itu - itu saja yaitu BIG THREE yang mencapai Final dan meraih gelar. Memang sesekali ada petenis lain yang mencapai final namun belum dapat mengkonversi menjadi gelar juara.

Sumber foto : Google

Suatu pencapaian yang luar biasa memang atas kinerja BIG THREE di panggung tenis dunia dimana sebelumnya rekor 14 gelar Grand Slam PETE SAMPRAS rasanya tidak akan terlampau oleh petenis berikutnya kenyataan terlampau jauh dengan raihan gelas Grand Slam dari BIG THREE.

Apalagi sampai saat ini ketiga petenis ini belum menyiratkan untuk mundur dari lapangan olah raga yang membesarkan nama mereka. Boleh jadi gelar grand slam selanjutnya masih akan tetap menjadi milik para member BIG THREE. Selain itu ATP Tour Final masih didominasi oleh Roger Federer dan Novak Djokovic, walaupun Rafael Nadal belum pernah mencicipi gelar di turnament penutup tahun yang hanya diikuti oleh petenis dengan peringkat terbaik delapan.

Memang petenis muda atau young star telah berhasil menaklukkan turnament akhir tahun ini yaitu Stefano Tsitsipas yang menjuarai ATP TOUR FINAL tahun 2019 dan juga Alexander Zverev yang juga pernah merasakan sebagai juara di turnament akhir tahun ini.
Kita tunggu kiprah para petenis muda untuk menundukkan arena Grand Slam dan menundukkan dominasi dari BIG THREE.
Indonesia kapan menyusul di arena Grand Slam??? Jangan muncul jadi juara di Grand Slam Junior setelah itu layu dan tak berdaya.
Maju terus dan jayalah tenis Indonesia